Trigliserida-ku Turun Tajam


Dalam suatu perjalanan pulang dari Lampung saya menggunakan jasa bis malam, kebetulan pada saat itu saya mendapatkan sebuah bis malam yang baru dipakai, wah semua fasilitas masih gress termasuk AC-nya sangat terasa menusuk sampai “tulang sandi”. Walaupun selimut yang masih terasa wangi baru dibagikan, tetap saja dinginnya AC masih terasa dingin sekali.  Dalam kapal ferry saya tidak turun karena hampir semua penumpang masih betah tinggal dalam bis walaupun menurut standar keselamatan penyebrangan hal itu dilarang keras.

Dalam lawatan saya selama 1 minggu itu, alhamdulillah saya mendapat jamuan yang terbilang istimewa dari mulai akomodasi, transportasi sampai konsumsi tentunya. Nah bicara soal konsumsi hampir 70% saya makan makanan yang enak2 (tentunya yang enak2 itu identik sekali dengan biang keladi naiknya TG dan Cholesterol).

Di Merak bis malam berhenti di suatu rumah makan ( lagi-lagi rumah makan padang dimana makanan favorit saya ada yaitu rendang), saya mengisi perut dengan makanan khas RM Padang itu dengan nasi yang nambah ….. he he he maklum makan dengan rendang  padang itu siip banget…..  Pada saat itu waktu sudah tengah malam sekitar jam 00:30.  Selesai makan bis malam melanjutkan perjalanan lagi ke arah Bandung — nah mulai terasalah pegal-pegal di kaki – panggul dan lengan.  Dalam perjalanan setelah makan itu saya pulas tidur bangun-bangun di Tol Padalarang – maklum aja dari Merak – ke Bandung jalannya TOL semua.

Mulai bangun itu badan saya terasa kaku, khususnya otot-otot saya serasa tidak bertenaga walaupun saya paksakan untuk mengeluarkannya dengan kuat, saya ambil minuman botol yg baru saat bukanya itu sussah banget, padahal biasanya hanya dengan tangan kiri aja udah bisa buka.  Wah gawat kaki kiri-kanan coba saya gerak-gerakan tetapi berat sekali rasanya. Bis sudah memasuki pintu tol Pasteur mulai masuk daerah kota Bandung – saya berhenti di jalan Pasteur untuk dilanjutkan naik Taxi sebab di pasteur ini sudah banyak taxi yang lagi “ngetem” tunggu penumpang, “Stop pak didepan ” kataku ke sopir sambil merasakan beratnya menggerakan otot-otot tubuhku sembari gendong tas notebook dan jinjing tas pakaian. Bis berhenti tepat di kumpulan taxi yang akan mengantarku ke rumah.

Siangnya karena hari itu kebetulan masih hari kerja, saya langsung periksakan Trigliserida dan Cholesterol, dan hasilnya sangat mencengangkan 874 (normal <150) untuk TG dan 236 (normal <220) untuk Cholesterol.   Wah-wah gawat juga nih ternyata benar saja seperti yang kuanalisa saat perjalanan pulang di bis malam tadi, ternyata benar kejadian TG dan Cholesterolku naik.

Sepulangnya dari Lab saya umumkan ke orang rumah bahwa mulai saat itu saya akan mulai “PUASA” makan makanan yang punya kalori tinggi dan lemak, saya putuskan untuk makan hanya sayuran dan buah-buahan saja serta banyak minum air putih. Nah buah-buahan inilah yang menjadi entry point saya untuk menurunkan TG & Cholesterol itu buah yang sangat baik untuk menurunkan dua hal ini yaitu “Juice Belimbing  1 buah sehari” dan “Jeruk Bali Merah 2 pasi sehari “. Khusus buat jeruk bali dimakannya harus dengan kulit yang menyelubungi dagingnya  pait-pait-pait sekali, tapi ternyata disanalah rahasianya karena disinilah terdapat kandungan pektin yang tinggi.

Di hari ketiga saya cek lab lagi, karena pegal2 sudah tidak terasa lagi dan yang jelas sudah gak tahan gak makan nasi ….. Ternyata alhamdulillah TG saya menjadi 387 dan Cholesterol jadi 191. Turun tajam – turun tajam …….. TG turun 487 dan Cholesterol turun 45.

Mulai saat ini saya coba rutinkan memakan juice belimbing dan juice jeruk bali merah (walau pahit)…. seminggu 3 kali aja, semoga saja TG dan Cholesterol ku terpelihara walaupun tentunya kita tetap makan dengan normal dan sekali-kali berlebihan apalagi klo ketemu “nasi liwet – keraknya itu bo… nikmat banget …”  he he he ……

link : Jeruk Bali Turunkan Trigliserida Secara Tajam

2 comments so far

  1. saef on

    terima kasih. tulisan anda bagus sekali. semoga bermanfaat buat saya juga

  2. H.Yo on

    TG tinggi itu karena kita mengkonsumsi Karbohidrat (gula dan starch, nasi dll, pokoknya semua yang kalau diproses bisa menjadi tepung) terlalu banyak.

    Sayuran dan buah2an juga mengandung karbohidrat, hanya saja tidak seperti tepung2an dan gula yang tidak bernutrisi, sayur dan buah mengandung banyak vitamin, mineral dan serat.

    Buatlah TG serendah mungkin dan HDL setinggi mungkin sehingga partikel LDL kita menjadi besar dan ringan, partikel LDL yang besar dan ringa tidak dapat menembus pembuluh darah, sehingga tidak terjadi penimbunan plaque yang bisa mengakibatkan penyakit jantung/stroke.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: